
BMW Z4 Hidup Lagi, Kini Jadi Bovensiepen Spider
BMW Z4 Memang Telah Mengakhiri Masa Produksinya, Tetapi Kisah Roadster Dua Penumpang Tersebut Ternyata Belum Sepenuhnya Berakhir. Mobil sport asal Jerman itu kembali hadir dalam bentuk yang lebih eksklusif melalui Bovensiepen Spider, sebuah roadster yang di kembangkan dari BMW Z4.
Bovensiepen merupakan nama baru yang memiliki hubungan erat dengan sejarah Alpina. Setelah BMW mengambil alih Alpina, keluarga Bovensiepen kemudian melanjutkan kiprahnya melalui perusahaan dengan nama mereka sendiri. Kini, mereka menghadirkan Spider sebagai model ketiga setelah sebelumnya memperkenalkan mobil berbasis BMW M4 dan BMW M5 Touring.
Bovensiepen Spider di rancang dengan filosofi Fine Driving, mengutamakan pengalaman berkendara, performa, serta kemewahan. Produksinya juga sangat terbatas, yakni hanya 99 unit sehingga mobil ini di posisikan sebagai kendaraan kolektor.
Berbasis BMW Z4 M40i
Bovensiepen tidak mengubah karakter dasar Z4 secara total. Mobil ini tetap mempertahankan konsep roadster dengan mesin di depan dan kabin dua penumpang yang di tempatkan lebih ke belakang.
Mesin Enam Silinder Makin Bertenaga
Di balik kap panjangnya terdapat mesin bensin enam silinder segaris berkapasitas 3,0 liter. Mesin tersebut mendapatkan sejumlah pengembangan pada sistem pemasukan udara dan pembuangan.
Bovensiepen menyebut mesin Spider mampu menghasilkan 435 PS dan torsi 580 Nm. Tenaga tersebut membuat mobil mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu sekitar 4,2 detik. Kecepatan maksimum standarnya mencapai 260 km per jam dan dapat meningkat hingga 295 km per jam ketika menggunakan Performance Package.
Sistem transmisi yang di gunakan adalah otomatis delapan percepatan. Sayangnya bagi penggemar transmisi manual, pilihan tersebut tidak tersedia pada Bovensiepen Spider.
Tampilan Lebih Sporty dan Eksklusif
Sebagai kendaraan yang di kembangkan dari Z4, perubahan visual Spider tetap mempertahankan bentuk dasar mobil asal BMW tersebut. Namun, Bovensiepen memberikan sejumlah sentuhan khusus agar identitasnya berbeda.
Menggunakan Pelek 20 Inci
Bagian eksterior mendapatkan splitter depan baru, side skirt, diffuser belakang, serta spoiler yang lebih tegas. Desain ventilasi pada area fender depan juga di buat berbeda dan menjadi salah satu ciri khas Spider.
Mobil ini menggunakan pelek forged berukuran 20 inci yang di padukan dengan ban Michelin Pilot Sport 4S. Selain meningkatkan penampilan, kombinasi tersebut di rancang untuk mendukung karakter pengendalian mobil.
Desain eksterior di kembangkan bersama desainer otomotif terkenal Frank Stephenson. Proporsi klasik roadster tetap di pertahankan dengan kap mesin panjang, overhang pendek, dan posisi kabin yang berada jauh di belakang.
Suspensi dan Rem Ikut Ditingkatkan
Bukan hanya mesin dan tampilan yang mendapatkan perhatian. Bovensiepen juga melakukan penyetelan ulang pada sektor kaki-kaki agar karakter berkendara Spider semakin responsif.
Performance Package untuk Performa Maksimal
Suspensi menggunakan peredam yang telah di setel ulang. Bagian belakang juga mendapatkan pegas tambahan yang lebih panjang untuk meningkatkan respons hubungan antara bodi dan sasis.
Bagi konsumen yang menginginkan kemampuan lebih tinggi, tersedia Performance Package. Paket tersebut mencakup penutup di ferensial belakang berbahan aluminium dengan pendinginan lebih baik serta penguatan bagian bawah bodi menggunakan V-brace. Kecepatan maksimum dapat mencapai 295 km per jam dengan paket tersebut.
Sistem pengereman berperforma tinggi juga tersedia sebagai pilihan. Hal ini menunjukkan bahwa Spider tidak hanya mengandalkan peningkatan tenaga, tetapi juga mendapatkan penyesuaian pada aspek pengendalian dan pengereman.
Hanya Di produksi 99 Unit
Keterbatasan produksi menjadi salah satu daya tarik utama Bovensiepen Spider. Hanya 99 unit yang akan di buat secara manual, menjadikannya jauh lebih eksklusif di bandingkan BMW Z4 biasa.
Roadster Langka di Era SUV
Kehadiran Spider juga menjadi bentuk upaya mempertahankan mobil sport dua penumpang yang semakin langka. Di tengah dominasi SUV dan kendaraan berukuran besar, Bovensiepen memilih mempertahankan konsep roadster yang ringan dan berorientasi pada kenikmatan berkendara.
Dengan mesin enam silinder bertenaga besar, desain eksklusif, kabin mewah, serta jumlah produksi yang sangat terbatas, Bovensiepen Spider menjadi cara unik untuk membuat BMW Z4 tetap hidup setelah produksi model aslinya berakhir.