Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46
Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46

Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46

Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46

Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46
Debut Dengan Honda Yang Kacau, Marini Latihan Di Ranch VR46

Debut Dengan Honda Yang Di Lakukan Oleh Luca Marini Pada Seri Qatar Beberapa Pekan Lalu Tidak Seperti Yang Di Harapkan. Adik kandung legenda balap MotoGP, Valentino Rossi, ini melakukan pendekatan yang berbeda dari kompetitor kakaknya, Marc Marquez. Yang mana pada musim ini Marini memulai debutnya bersama Honda setelah beralih dari Ducati. Sedangkan rival kakaknya yang saat ini menjalani debut yang cukup baik dengan tunggangan barunya di tim satelit Ducati. Terlihat Marini kesulitan beradaptasi saat melakukan debut dengan Honda pada seri pembuka musim 20204 kemarin di Losail. Kerumitan adaptasi yang di jalani oleh pembalap Italia ini terbukti pada beberapa momen di hari menjelang balapan akhir pekan. Meskipun masalah teknis yang terjadi sehingga mempengaruhi kualitas performa pembalap Itali ini di lintasan. Ia bahkan tidak mampu melanjutkan sesi kualifikasi kedua. Catatan waktu tak dapat berbohong, adik Valentino Rossi ini terlihat mengalami kemunduran. Hal ini terbukti ketika Marini masih menunggangi Ducati pada November lalu.

Marini berhasil mencatatkan waktu 1:51,7 detik di Qatar saat masih menunggangi Ducati. Dengan acuan catatan waktu tersebut, jika di bandingkan dengan perolehan yang berhasil di catatnya ketika sesi kualifikasi pertama. Catatan waktu tersebut terpaut sejauh 1,2 detik dari catatan waktu tercepat dari seluruh pembalap pada November lalu. Yang mana seperti yang kita ketahui, catatan waktu dengan 1,2 detik lebih lambat dari putaran kedua 2023 di dapat Marini ketika menunggangi RCV213 2024.

Hasil dari catatan waktu setelah Marini menjalani debut dengan Honda ini memberikan informasi secara tak langsung kepada penggemar. Bahwa selama beberapa bulan tersebut, pembalap lain selain Marini mampu memperbaiki catatan waktu mereka. Hal ini dapat di lihat salah satunya oleh Jorge Martin yang mampu melesat lebih cepat satu etik dari catatan waktu dirinya pada 2023.

Debut Dengan Honda Memberikan Posisi Ke 21 Saat Sprint Race

Yang mana kala itu untuk pertama kalinya Martin berhasil merebut posisi pole di grid untuk musim baru. Sedangkan Bagnaia berhasil memperbaiki catatan waktu dengan lebih cepat 1,1 detik. Serta Brad Binder, pembalap KTM bernomor 33 ini berhasil memperbaiki waktu dengan lebih cepat 1,8 detik dari waktu sebelumnya.

Debut Dengan Honda Memberikan Posisi Ke 21 Saat Sprint Race dengan selisih waktu yang cukup besar dengan pemenang sesi sprint race. Marini terpaut 25 detik lebih jauh di belakang pembalap Ducati asal Spanyol tersebut. Bahkan Franco Morbidelli mampu mengalahkan catatan waktu Marini yang semakin menguatkan ketertinggalan dari adik kandung Valentino Rossi ini. Mengingat kondisi Morbidelli yang tidak menyelesaikan satu putaran pun saat sesi tes pra musim. Yang mana hal ini di sebabkan oleh kecelakaan yang di alaminya saat sesi test di Portimao. Tak hanya pada sesi sprint race saja, ketertinggalan Marini dalam hal perbaikan catatan waktu juga terlihat saat balapan akhir pekan berlangsung. Meskipun Marini berhasil membawa kembali motornya dengan melewati garis finish. Namun ia berakhir di posisi ke 20 yang mana ia hanya dapat unggul dari pembalap KTM, Jack Miller.

Gap atau jarak waktu yang di hasilkan oleh Marini dengan pemenang pada seri MotoGP Qatar kemarin juga semakin melebar dari sesi sprint race. Yang mana Marini terpaut lebih dari 42 detik di belakang Bagnaia pada balapan akhir pekan. Marini mengatakan kepada media bahwa terjadi masalah teknis yang di alaminya sehingga hal tersebut memberikan kesulitan bagi dirinya di lintasan. Meskipun tanpa kesulitan yang akan di alami Marini, ia mengatakan bahwa ia tetap tak mampu berbuat hal lebih banyak lagi. Mendengar beberapa opini dari penggemar yang melihat rumit dan sulitnya debut dengan honda yang di jalani oleh Marini. Hal tersebut mungkin ada hubungannya dengan sistem elektronikal dari motor RCV213V yang memiliki perbedaan manajemen dan terlihat pada kebingunan Raul Fernandez tepat sebelum start.

Melakukan Beberapa Perjalanan Ke Jerez

Debut dengan Honda yang di jalani oleh Marini pada balapan pembuka musim terlihat tidak sesuai dengan apa yang di impikan. Namun sejak balapan pembuka musim tersebut telah di selesai di laksanakan, adik Valentino Rossi ini telah Melakukan Beberapa Perjalanan Ke Jerez. Hal tersebut di lakukan demi upaya memanfaatkan hari sebelum seri balapan selanjutnya di mulai, serta memberikan waktu lebih kepada Marini untuk melakukan pendekatan terhadap motor barunya. Upaya pemanfaatan maksimal dari hari hari sebelum seri balapan selanjutnya di mulai terjadi karena masalah yang ia hadapi sejak pra musim. Setelah pembalap berkebangsaan Italia ini menandatangi kontrak untuk membalap dengan Honda pada musim dingin lalu. Marini menghadapi musim debut dengan Honda yang sejatinya adalah tim pabrikan dengan motivasi dan upaya yang maksimal.

Pada sesi pra musim di mulai, Marini terlihat menjalani sesi yang di laksanakan di Sirkuit Sepang. Hasil yang cukup baik di tunjukkan oleh adik Valentino Rossi ini. Yang mana hasil tersebut masih terdapat pada ambang batas yang normal bagi seorang rookie. Serta hasil baik yang pada ambang batas normal bagi motor yang masih dalam fase development. Catatan waktu yang di hasilkan Marini saat sesi test pra musim di Sepang memposisikan dirinya hanya terpaut 1 sampai 1,3 detik dari pembalap tercepat. Namun hasil memburuk terjadi ketika sesi kedua pra musim yang di selenggarakan di Qatar. Marini menjadi satu satunya pembalap yang mengalami penurunan perfoma pada tiap harinya selama di Qatar. Hasil yang di berikan selama sesi test hingga balapan di Qatar memberikan pemahaman bagi pembalap asal Italia tersebut. Yang mana masalah teknis yang terjadi menghambat perfomanya di trek sehingga ia terus menurun dari hari ke harinya.

Ia melanjutkan pernyataannya setelah sesi balapan debut dengan Honda telah di laksanakan. Yang mana ia berkata bahwa masalah tersebut ialah masalah sederhana dan dapat segera di perbaiki.

Menjalani Latihan Privat Serta Mengunjungi Ranch VR46

Kata salah seorang tim HRC ke media, bahwa Luca harus memahami dan mengendarai motornya saat ini bukan di akhir musim. Jika batas dari penggunaan tercapai lebih awal maka biarkan itu terjadi. Apapun yang harus di lakukan Luca, maka ia harus melakukannya sekarang. Dengan harapan memberi kemajuan debut dengan Honda menjelang seri MotoGP Portugal pada akhir pekan ini. Marini di jadwalkan untuk Menjalani Latihan Privat Serta Mengunjungi Ranch VR46. Ia harus membagi trek dengan tim penguji SBK HRC, KTM serta Ducati.

Trek yang cukup berbeda serta upaya tim dalam pengembangan motor. Luca dan tim terus bekerja mengumpulka informasi berguna yang di dapat di lintasan selama sesi test privat berlangsung. Tentu saja, dengan tujuan untk peningkatan perfoma agar motor setidaknya menjadi kompetitif di lintasan. Selain sesi tes privat setelah debut dengan Honda di Qatar pada beberapa pekan lalu. Marini terlihat mengunjungi Ranch VR46 serta menghabiskan hari kunjungannya tersebut berlatih di trek tanah. Sebagai penggemar tentu berharap akan ada peningkatan dari proses dan upaya dari memaksimalkan hari menjelang seri GP selanjutnya di Portugal. Serta, tentunya berharap hasil terbaik dan kompetitif dapat di capai oleh Luca Marini yang menjalani Debut Dengan Honda.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait